BIMBINGAN TEKNIS PPK DAN PPS

Kabar Desa

Kumbang.desa.id  – Dalam rangka mensukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur tahun 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur mengelar bimbingan teknis pemutakhiran data pemilih bagi PPK dan PPS Se Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini berlangsung diaula LLK Selong Kabupaten Lombok Timur, Rabu-Jum’at (6-8/12).

Ketua  KPU Kabupaten Lombok Timur M.Saleh mengatakan bahwa berdasarkan hasil pertemuan tentang pemutahiran data pemilih di Nusa Tenggara Barat dan Lombok Timur , maka pada hari ini kami kembali mengundang PPK dan PPS untuk mengikuti  bimtek yang dibagi dalam 3 (Tiga) hari yang dimulai pada hari Rabu  (6/12) untuk kecamatan Labuhan Haji, Selong, Suralaga dan Sukamulia hari Kamis (7/12) Kecamatan Keruak, Jerowaru, Sakra Timur, Sakra Barat,  Terara, Montong Gading dan Sakra serta Hari Jum’at (8/12)  Kecamatan Aikmel, Wanasaba, Sikur, Sembalun, Suela, Pringgabaya, Pringgasela, Sambelia dan Masbagik.

‘’ kami berharap agar bimtek ini dapat diikuti dengan cermat karena sebagai dasar dan modal PPK dan PPS untuk melakukan pemutahiran data pemilih serta menghasilkan data yang betul-betul bisa dipakai kedepannya’’ ujarnya.

Selanjutnya M.Saleh menghimbau kepada PPS agar dalam mengangkat Panitia Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) nantinya sebaiknya orang yang benar-benar mau bekerja dan berintegritas serta dapat melakukan pendataan dari rumah – kerumah ’’ jangan hanya mendata diatas meja atau mengira-ngira dalam kamar saja dan bekerja berdasarkan asumsi pribadi’’ karena dengan data pemilih yang baik dan akurat, maka akan menghasilkan pemilu yang berkualitas, baik itu hasilnya maupun prosesnya.

M.Saleh berharap agar PPK dan PPS  bisa menjadikan Pilkada ini sebagai sarana  yang asyik bagi masyarakat sehingga tidak ada rasa kejenuhan untuk memilih karena dengan kejenuhan  dapat dipastikan akan menurunkan partisipasi pemilih’’ silahkan berkreasi sesuai dengan kemampuannya masing-masing yang penting tidak melanggar kode etik sebagai penyelenggara agar Pemilih tertarik untuk mau memilih’’ karena suksesnya suatu pemilu itu dapat diukur dari data pemilih yang akurat dan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Selanjutnya Ketua KPU M.Saleh pada saat yang bersamaan juga mengatakan bahwa PPK dan PPS saat ini bukan hanya akan melakukan pendataan terkait dengan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 melainkan akan melakukan verifikasi faktual terkait dengan adanya calon perseorangan yang sudah mendaftar ke KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten dan tugas dari masing-masing PPK dan PPS dalam melakukan verifikasi Vaktual tersebut adalah dengan melakukan kunjungan langsung kepada masyarakat atau pendukung yang sudah terdaftar pada Tim sukses calon dengan mekanisme dan panduan yang sdh ada dan disepakati. Ujarnya.

by:Hamdi

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan