“BEGABAH” Panen Padi

Kabar Desa

www.kumbang.desa.id – “BEGABAH” atau panen padi bagi sebagian besar masyarakat Nusa Tenggara Barat merupakan hal yang rutin dilakukan setiap 3 atau 4 bulan sekali bagi masyarakat yang beregelut di Pertanian yakni yang menanam Padi. Padi atau beras merupakan makanan pokok sebagai sumber karbohirat penyedia tenaga bagi tubuh. Beras merupakan produk olahan dari biji-bijian bernama Padi ( Pare ), setelah melalui proses demi proses maka, dihasilkan beras. Padi memiliki nama latin Oryza sativa merupakan tanaman penting dalam peradaban manusia. Padi diduga berasal dari India atau Indocina dan dibawa oleh nenek moyang pada saat bermigrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM. 

Padi Siap Panen “BEGABAH” Bahasa Lombok

Pada hari Kamis 22 Desember 2017 di Sawah Amaq Mastur (Bapak Mastur) diadakan “BEGABAH” atau panen padi yang masih dilakukan secara Tradisional dan adapun pariatas yang ditanam oleh Amaq Mastur yakni “Cilosari” dimana Amaq Mastur/Bpk Mastur menanam padi disawahnya yang seluas 30 Are dan adapun hasil yang didapatkan oleh Amaq Mastur dalam panen saat ini adalah 6,5 Kuintal dalam per 10 arenya dan dalam masa tanam tersebut Amaq Mastur menggunakan Pupuk NPK, Poska dan SP35 Urea dengan waktu tanam 115 hari langsung panen.

 

Hadir pada saat panen “BEGABAH” tersebut adalah ibu Suhartini.ST yang sekaligus menjadi PPL Pertanian di Desa Kumbang. Suhartini mengatakan bahwa saat ini masyarakat tani yang ada di Desa Kumbang sudah mulai melakukan panen “BEGABAH” dibeberapa tempat berbeda dan tercatat kelompok GABAH yang ada saat ini sudah punya jadwal sendiri kemana harus berangkat melakukan Panen Padi “BEGABAH”.

Bey:Hamdi

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan