Bangkit Bersama Untuk NTB

kumbang.desa.id Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas dengan para bupati yang daerahnya terkena dampak gempa di NTB. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Selasa (25/09/18).

Dalam MoU itu tertera sejumlah kesepakatan antara Penjabat Bupati Lombok Timur, Drs. H. Lalu Syafii, MM., Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid dan Lombok Utara, Dr. Nazmul Ahyar. Diantaranya,  Pembangunan Puskesmas Nipah di Kabupaten Lombok Utara, Pembangunan SDN 3 Sajang di Kabupaten Lombok Timur dan Pembangunan SDN 3 Bengkaung di Kabupaten Lombok Barat.

Wagub Hj. Rohmi menyampaikan rasa syukur seraya berharap agar semua pihak menjaga kebersamaan. Sebab, kebersamaan menurutnya merupakan modal untuk bangkit kembali pasca gempa. Ia juga berkomitmen akan tetap memantau dan memberikan arahan prioritas yakni bangunan mana saja yang dapat dijadikan prioritas utama, agar apapun yang dibangun nanti efeknya lebih besar.

“Mudah-mudahan Allah selalu menjaga dan terus menerus meningkatkan kebersamaan dan gotong royong kita untuk sama-sama bangkit”, ungkapnya.

Wakil Gubernur Doktor Alumni Hj. Rohmi meminta agar bantuan dari para pembaca dan pemirsa Kompas TV, betul-betul dapat dimanfaatkan. Ia juga mengajak mendoakan bersama para Bupati tetap dikarunia kesehatan. “Mudah-mudahan kerjasama  dan sinergi ini bisa terus tetap terjalin,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Kompas, Budiman Tanuredjo, mewakili pembaca Harian Kompas mengajak seluruh pembaca Harian Kompas dan penikmat Kompas TV untuk turut berkontribusi terhadap musibah gempa bumi di Lombok. Menurutnya, NTB ibarat menjadi rumah kedua, hampir tiap tahun ia selalu datang berkunjung ke NTB. Bahkan, hampir tiap tahun juga menjelajahi pulau Sumbawa, “Ikatan emosional kami ikut tergerak ketika gempa menguncang lombo,” ungkapnya.

Hal inilah yang menggerakkan Kompas membuka penggalangan dana dan membuat nota kesepahaman  dengan para pimpinan daerah terdampak gempa. Ia berharap, adanya MoU memudahkan proses pembangunan pada wilayah terdampak gempa. “Dua sekolah dasar dan satu puskemas akan dibangun. Kami harap setelah tanda tangan MoU prosesnya bisa lebih cepat dan pembangunan segera dilaksanakan sehingga siswa-siswi segera bisa kembali belajar dan masyarakat pun segera menikmati fasilitas kesehatan yang ada,” ujar Budiman.

Selain penandatangan MoU, pada kesempatan itu dilakukan penyerahan bantuan dana dari gerakan ‘Hago bersama Lombok’,  sebesar Rp 500.000.000 yang diterima oleh Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, Rusdi Amral.

Sumber:humasNTB

About Hamdi 257 Articles
Kaur Pemerintahan Pada Kantor Desa Kumbang

Jadi yang Pertama Berkomentar

Leave a Reply