KKN Tematik Unram Desa Kumbang 2019, Gelar Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba

Kabar Desa

kumbang.desa.id – Sosialisasi bertajuk Pencegahan Narkoba Sejak Usia Dini dan dan Bahaya Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan oleh Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unram Desa Kumbang tahun 2019, bertempat di Aula Desa Kumbang. Para peserta yang diundang meliputi perwakilan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, baik guru maupun siswanya.  Turut hadir pula dari perwakilan Karang Taruna, KKN Tematik Unram Desa Kesik dan Lendang Nangka.

Sebagai narasumber pada kegiatan ini, dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Asep Badaruddin, S.Pd selaku Penyuluh Madya. Sedangkan dari Kepolisian Resort Lombok Timur diwakili oleh IPDA Muksin selaku Kanit Satlantas Polsek Masbagik, kemudian Pemerintah Desa Kumbang diwakili langsung oleh M. Taufik selaku Kepala Desa Kumbang yang didampingi pula oleh Sabarudin selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kumbang.

Pada sesi awal, acara dibuka langsung oleh Ketua Kelompok KKN Tematik Unram Desa Kumbang 2019, Naufal Atsauri. Dalam sambutan singkatnya, Naufal menjelaskan latar belakang di selenggarakannya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, banyak contoh-contoh yang bisa dijadikan gambaran hancurnya tatanan generasi muda karena narkoba, baik secara umum di Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun secara khusus di wilayah NTB timur, yaitu daerah asalnya di Bima. Ditambahkannya lagi, kegiatan sosialisasi tersebut difokuskan bukan saja kepada para mahasiswa, tetapi diharapkan lebih khusus lagi untuk pelajar dari tingkat SD hingga SMA.

Selanjutnya, M. Taufik dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kelompok KKN Tematik Unram Desa Kumbang 2019 yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan sosialisasi. M. Taufik sangat mendukung diselenggarakannya hal-hal positif yang dihajatkan untuk kemaslahatan masyarakat khususnya generasi muda. Di samping itu, M. Taufik juga mengajak kepada seluruh lembaga desa dan komponen masyarakat untuk bersama-sama memberantas penyebaran dan penggunaan Narkoba dan miras di wilayah Desa Kumbang. Terakhir, Kepala Desa Kumbang  dua periode ini juga menekankan kepada generasi muda khususnya para pelajar dan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran diri untuk menjauhi dan mencegah mengkonsumsi miras dan Narkoba di kalangan mereka.

Pembicara kedua disampaikan oleh IPDA Muksin, Kanit Polantas Sektor Masbagik, mewakili Polres Lombok Timur. IPDA Muksin mengawali sambutannya dengan menceritakan kondisi wilayah Kecamatan Masbagik yang cenderung kondusif secara umum. Kanit Polantas Polsek Masbagik tersebut juga mengajak peserta yang hadir untuk berkendara dengan baik dan mematuhi segala peraturan berlalu lintas. “Dalam pencegahan dan sosialisasi narkoba, bukan saja tugas dari aparat keamanan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, namun merupakan tanggungjawab semua komponen masyarakat,” ungkapnya.

Setelah sambutan singkat dari Kepala Desa Kumbang dan Kanit Polantas Sektor Masbagik, dilanjutkan oleh pemateri utama dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Asep Badaruddin, S.Pd. Dalam awal penyampaian materinya, Asep Badarudin mengulas enam faktor jalan masuknya pengaruh narkoba baik kepada pribadi, keluarga dan masyarakat yang dikenal dengan istilah 6F (Food, Fashion, Film, Fun, Family dan Friend). Dalam kesempatan itu juga, Asep Badaruddin memaparkan sekilas tentang apa Narkoba dan jenis-jenisnya. Ditambahkannya lagi efek-efek yang ditimbulkan oleh narkoba terhadap kesehatan, sosial, hukum dan pribadi orang yang mengkonsumsinya. Terakhir, pada sesi tanya-jawab, Asep merangkum semua pertanyaan dari beberapa penanya, mengenai cara pencegahan, menentukan batasan pelaku pengguna narkoba bisa diproses hukum dan rehabilitasi. Di samping itu, Asep menjelaskan keterkaitan semua pihak dalam proses rehabilitasi, pencegahan dan antisipasi merebaknya peredaran dan penggunaan narkoba dikalangan masyarakat, khususnya para pelajar dan mahasiswa.

Pada sesi terakhir, acara sosialisasi ditutup dengan penandatanganan banner kesepahaman oleh pemateri dan peserta sebagai komitmen memerangi Narkoba. Setelah penandatanganan sepahaman, dilakukan foto bersama. (DS)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan