GILI GEDE YANG SEDANG DILIRIK INVESTOR

Kabar Desa

Nusa Tenggara Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa indah. Pulau-pulau kecil yang sangat menawan dan eksotis menarik hati para wisatawan bahkan investor untuk membangun sebuah tempat wisata.

Jumat ini (5/7) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menerima silahturahmi Direktur Utama PT. Baku Estate Gili Gede, Nigel Barrow dan Abu Bakar, yang berencana berinvestasi dalam bidang pariwisata di Gili Gede.

Gili Gede yang terletak di Kabupaten Lombok Barat ini merupakan salah satu Gili yang akan dimanfaatkan menjadi daerah wisata. Gubernur yang didampingi langsung oleh Kepala Biro Hukum, Ruslan Abdul Gani, SH., MH menjelaskan pemerintah provinsi akan membantu terkait infrastruktur dan perizinan agar segera terealisasikan.

“List apa saja yang dibutuhkan agar segera terealisasikan. Masalah izin nanti dibantu langsung oleh Karo Hukum. Kita beri waktu satu minggu untuk proses izin tersebut, ujar Gubernur.

Abu Bakar dan Nigel sangat takjub dengan respon luar biasa Gubernur. Sambil memperlihatkan masterplan yang nantinya akan dibangun beberapa resort, water bungalow dan dermaga di Gili Gede, calon investor ini mengatakan masalah yang dihadapi yaitu terkait perizinan pemanfaatan perairan pesisir dan pulau kecil.

“Perizinan ini sudah hampir setahun dikerjakan, tapi sulit mendapatkan izin” terang Abu Bakar.

Setelah menemukan titik terang dari perizinan dengan PT. Baku Estate Gili Gede. Gubernur NTB kembali menerima silaturahim dari perusahaan tambang Australia, Ronald David Ingram selaku Property Manager BMC. PTY. LTD.

Ronald menjelaskan kedatangannya tersebut yaitu ingin mencari sumber daya manusia untuk bekerja di Australia. Oleh karena itu, Ronald meminta dukungan Pemerintah Provinsi serta izin untuk menempati salah satu bangunan yang ada di Gili Gede untuk dijadikan Community Center.

“Masalahnya, kami membutuhkan sekertariat untuk beroperasi dan nantinya juga akan dijadikan sebagai tempat pelatihan atau community center untuk meningkatkan skill dari tenaga kerja,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur sangat menyambut baik program tersebut. “Masalah bangunan nanti akan dipastikan apakah bangunan tersebut milik pemerintah provinsi atau daerah” pungkasnya.

sumber:himasprotokol.ntb.go.id

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan