SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN JEJARING KEKERASAN TERHADAP ANAK

Kabar Desa

http://kumbang.desa.id Anak adalah seseorang yang belum berumur 18 tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan. Kekerasan terhadap anak adalah setiap perbuatan terhadap anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan/penderitaan secara fisik, mental, sosial, psikologis termasuk penelantaran dan perlakuan buruk yang mengancam integritas dan merendahkan martabat anak.Kekerasan terhadap anak dipengaruhi oleh orang tua, lingkungan dan sosial. Bertempat di Aula Kantor Camat Masbagik, Rabu, 18 September 2019 dilaksanakan Sosialisasi dan Pembentukan Jejaring Kekerasan terhadap Anak yang dihadiri oleh Kepala Desa se Kecamatan Masbagik, Perwakilan kader, PKM, PKK dan Tokoh Agama serta tokoh Masyarakat.

Latar belakang diadakannya  Sosialisasi dan Pembentukan Jejaring Kekerasan terhadap anak  tingkat Kecamatan dan desa  adalah :

  1. Peraturan Mentri P3A RI no 2 tahun 2011 tentang Pedoman Penanganan Anak Korban Kekerasan
  2. Kebijakan Permen PP-PA no 4 tahun 2018 tentang Pedoman Pembentukan UPT PPA sebagai pengganti Permen PP-PA no 5 tahun 2010 tentang P2TP2A dan no 6 tentang system PPA
  3. Masih maraknya terjadi kekerasan pada anak pada tahun 2018 mencapai kasus 109 orang
  4. Belum adanya jejaring di lingkungan desa dan kecamatan dalam pengaduan dan penjangkauan kasus.

Berpedoman dari latar belakang pembentukan jejaring penanganan kekerasan terhadap anak ini maka sangat perlu dibentuknya tim pengaduan untuk menghadapi kekerasan terhadap anak di tingkat kecamatan dan tingkat desa . Mekanisme pengaduan kasus oleh jejaring sebagai pedoman untuk kegiatannya yakni :

  1. Korban memberikan laporan baik secara langsung maupun tidak langsung
  2. Laporan diterima jejaring dan melakukan pencatatan
  3. Jejaring melaporkan ke perangkat desa dan dicatat pada registrasi
  4. Jejaring dan perangkat desa melakukan validasi laporan ke korban.

Jenis-jenis penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang tergabung dalam jejaring yang telah dibentuk baik tingkat kecamatan dan tingkat desa yakni :

  1. Pengaduan Masyarakat
  2. Penjangkauan korban
  3. Pengelolaan kasus
  4. Penampungan sementara
  5. Mediasi
  6. Pendampingan korban.

Lindungi hak-hak anak sebagai anugrah yang tertinggi, generasi penerus Bangsa untuk menjadi Sumber Daya Manusia Unggul menuju Indonesia Maju.

STOP KEKERASAN TERHADAP ANAK (SRI WAHYUNI, SE)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan