MUDA KUAT MELAWAN NARKOBA

Dokumntasi Kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama BNN Provinsi NTB Pemerintah Desa dan KKN Mahadesa serta para Pemuda diwilayah Desa Kumbang

http://desakumbang.id KKN Tematik Unram Desa Kumbang Kamis, 1 Juli 2021 menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba yang menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi NTB Adi Setyo Prabowo S., S.Psi (Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN). Peserta sosialisasi dikhususkan untuk kaum milenial desa Kumbang sehingga materi yang diangkat oleh narasumber DRUGS ABUSE IN MILLENIALS ERA. Acara dihadiri oleh Kepala Desa beserta jajarannya, BABINSA, dan POLMAS desa Kumbang. Sosialisasi ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan program kerja tim KKN Unram di Desa Kumbang.

Pada kesempatan ini acara dibuka oleh Kepala Desa Kumbang Bapak Muhammad Taufik, dalam pembukaanya Taufik menyampaikan bahwa “Desa Kumbang melalui tiga pilar keamanan masyarakat yaitu Kepala Desa, Babinsa dan Polmas akan ikut berperang melawan narkoba khususnya di Desa Kumbang sendiri”. Bapak Taufik juga memberikan apresiasi kepada tim KKN Unram atas digelarkannya sosiaslisasi bahaya narkoba di Desa Kumbang. Acara tersebut dinilai dapat membantu pemerintah desa dalam memerangi narkoba di desa Kumbang.

Penyuluh narkoba ahli pertama Adi Setyo dalam pemaparannya “setiap pecandu atau pemakai narkoba tidak ada kata sembuh bagi meraka yang ada hanya kata pulih”. Pemakai narkoba akan selalu ada rasa untuk mencoba lagi meskipun telah dilakukan rehabilitasi secara maksimal. Menurut hasil Survey BNN & UI (2017), di 34 Provinsi, jumlah penyalahguna narkoba di Indonesia sebesar 3,3 juta, mati over dosis 30-33 Org per hari yg tersebar: Lingkungan Kerja sebesar 2 jt (59,3%); Lingkungan Pendidikan 800 ribu (23,7%); Lingkungan Masyarakat 573 ribu (17%). Karakteristik pecandu : 44,7% pecandu ganja, 44% mencoba narkoba baru, 65% pernah dipenjara, 25% pernah ditangkap, 20% pecandu adalah kurir, 25% pernah terlibat kejahatan, 29% pernah kecelakaan. Meskipun begitu pecandu narkoba semakin meningkat dan sudah megkontaminasi seluruh kalangan masyarakat. Mulai dari usia anak-anak hingga usia dewasa bahkan TNI, POLRI, BNN dan Kementrian juga sudah terkontaminasi. Hal tersebut terjadi karena penegak hukum belum mampu memberikan efek jera kepada penjahat narkoba. “Seperti itulah kondisi penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini” ungkap Adi Setyo pada sosialisasi bahaya narkoba tertanggal 1 Juli 2021.

                                 Peserta Sosialisasi Bahaya Narkoba dari Berbagai Kalangan

“Segala bentuk penjualan narkoba maupun alat bantu penggunaan narkoba akan dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pembelian narkoba secara online maupun tidak online, Dapat Diancam Hukuman Min. 4 Tahun Penjara Sesuai Dengan UU 35 Th 2009 Tentang Narkotika

Sebelum menutup persentasinya Adi Setyo menyampaikan untuk pecandu yang melaporkan dirinya sendiri akan direhabilitasi dan tidak akan dipenjarakan. Selain itu cara milenialis untuk ikut memutus tali penyebaran narkoba ialah dengan cara:

  1. Berani mengatakan TIDAK untuk narkoba.
  2. Berbakti kepada orang tua dan menjaga diri dengan ibadah kepada Tuhan.
  3. Selektif dalam penggunaan internet dan medsos.

Digelarnya SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyadarkan masyarakat dan memutus tali penyebaran narkoba khususnya dikalngan milenial.

#KKN_TEMATIKUNRAM

#WARONDRUGS

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan